mah pah sehat ya...

mah...pah..
aku memang tidak minta di lahirkan, tapi aku ingin bagaimana merasakan hidup ini.
aku tidak minta tumbuh dan berkembang, tapi aku ingin merasakan dewasa.
hanya seorang anak yang memiliki hutang terbesar pada orang tuangya.
dulu waktu aku kecil, mungkin aku sering menangis setiap malam gara-gara aku pipis lalu mamah menggantikan popok ku dengan sabar.
mungkin saja gara-gara aku haus ingin minum susu, mamah dengan sabar membuatkan ku susu walaupun larut malam.
mungkin saja dulu aku ingin membeli sesuatu mainan yang mamah papah tidak bisa membelikan nya. mamah yang masak selalu menggendong ku saat aku menangis.
papah yang selalu banting tulang memberikan nafkah yang halal.
papah yang sudah mendidik ku menjadi seorang yang lebih dari papah.
tapi sekarang........?
mah...pah...
aku tidak bisa mengganti jasa mu
aku hanya bisa membentak mu jika aku ingin sesuatu.
aku hanya menomer satukan pacar ku atau sahabat ku.
aku hanya bisa menyuru mu ini itu.
aku hanya bisa meminta uang saja.
aku tidak bisa mengganti jasa-jasa mu, yang aku bisa hanya membuat mu tersenyum melihat ku sukses kelak nanti. lulus dengan prestasi memuaskan.
apakah itu saja cukup buat mamah dan papah tersenyum? sepertinya tidak.

Komentar